MATERI PERTEMUAN KE 3
PERWAHYUAN DAN PEMELIHARAAN AL - QURAN
A. Perwahyuan Al - quran? Apa itu Wahyu? Wahyu adalah petunjuk yang disampaikan secara sembunyi, Wahyu merupakan hubungan gaib yang tersembunyi antara Allah dan para utusan-nya
> Bentuk- bentuk Wahyu :
1. Menambatkan makna isi alquran dalam hati Rasulullah SAW
2. Menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW dari balik hijab
3. Perantara malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu.
> Proses turunnya Al-Qur'an
A. Dituturkan secara global
: Turunnya ilmu-ilmu Allah SWT termasuk Alquran dan rahasia-rahasia besar yang terkandung didalamnya ke hati Rasulullah SAW
B . Diturunkan secara bertahap
: Turunnya lafadz-lafadz Alquran tertentu dan beberapa ayat secara berkelanjutan, yang semuanya itu terkadang dibarengi dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada masa itu dan kejadian pasca kenabian sesuai dengan perkembangan zaman
> Hikmah diturunkannya Al-Qur'an secara bertahap
1. Mengiringi perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun
2. Memberikan semangat batiniah bagi kontinuitas proses dakwah Nabi Muhammad SAW
3. Alquran membantu Nabi SAW untuk menghadapi keraguan, tuduhan-tuduhan serta berbagai cobaan dari kaum musyrik
> Tujuan diturunkan Al-Qur'an
A. Sebagai peringatan
" Katakanlah siapakah yang lebih kuat persaksiannya? Katakan lah " Allah " dia menjadi saksi Antara Aku dan kamu dan Alquran diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberikan peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Alquran kepadanya ( QS . Al- An'am : 19)
B. Sebagai contoh atau ibroh atau pelajaran
" dan sesungguhnya kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Alquran ini tiap-tiap macam perumpamaan tiap kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari" ( QS. Al- Isra : 89)
C. Sebagai hujjah atau petunjuk dan mukjizat
" hai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran yang datang dari tuhanmu (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang Alquran " ( QS. Annisa : 174)
D. Bagai kita perundang-undangan, syariah dan perincian
" dan ingatlah akan hari ketika kami bangkitkan pada tiap-tiap umat saksi atas mereka dari mereka sendiri dan kami datang kan kamu Muhammad menjadi saksi atas seluruh umat manusia. dan kami turunkan kepadamu alkitab atau Alquran kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. ( QS. An- nahl : 89)
E. Sebagai pemutus hukum, pengangkat perselisihan dan pembeda yang haq dan bathil
" dan kami tidak menurunkan kepadamu Alkitab Alquran ini melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman (QS. an-nahl : 64)
F. Sebagai risalah pembenar dari risalah risalah sebelumnya
" dan kami telah turunkan kepadamu Alquran dengan membawa kebenaran membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelum dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain ( QS Al maidah 48)
2. Pemeliharaan Alquran masa nabi
A. Hafalan
• Alquran berisi aturan hidup yang harus dijalankan
• Alquran tanda keagungan Allah yang memiliki i'jaz salah satunya segi balaghohnya
• kedudukan terhormat para huffadz
B. Tulisan
• ' Ushub ( pelepah kurma yang sudah dipisahkan dari batangnya)
• Al- likhaf (lempengan-lempengan batu halus)
• Al Riqa' ( daun-daun atau kulit pohon tertentu)
• Al - aqtab ( papan yang digunakan pada punggung unta sebagai penyangga)
• qitha Al adım ( potongan-potongan kulit unta atau kulit kambing )
> Juru tulisan Alquran di masa nabi
1. Abu bakar As Siddiq
2. Umar Bin Khattab
3. Utsman bin Affan
4. Ali bin Abi Tholib
5. Zaid bin Tsabit
6. Ubay bin ka'ab
7. Muadz Bin Jabal
8. Muawiyah bin Abi Sufyan
A. Pemeliharaan Alquran masa abu bakar As Siddiq
: Selepas perang riddah para sahabat yang hafiz Alquran mati syahid, meminta Zaid Bin Tsabit mengumpulkan Alquran, setiap pelayan ayat Alquran dikumpulkan dan diikat dengan benang mengikuti susunan, lembaran disimpan di rumah Umar Bin Khattab, Tian dipindahkan ke rumah Hafsah.
B. Pemeliharaan Alquran masa Umar Bin Khattab
Yaitu Dengan memprakarsai pembuatan Alquran, mengurai prinsip dan kandungan Alquran, menggalakkan kegiatan ilmu, umat Islam diminta menghafalkan surat-surat, mengantar guru guru mengajar Alquran di masjid.
C. Pemeliharaan Alquran masa Utsman bin Affan
yaitu dengan Khalifah Usman memandang perlu memasyarakatkan mushaf Alquran , dibentuk panitia penulis mushaf yaitu Zaid Bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, shine bin Al ash, Abdurrahman Bin harits. lalu proses penulisan dan penggandaan terkait jumlah ada perbedaan pendapat 4 dan 7, dikirim ke kufah Basrah Syam dan disimpan di Madinah (mushaf al-imam)
• PROSES PENULISAN
Ketentuan penulisan yang ditetapkan oleh Utsman bin Affan :
1. Tidak boleh menulis sesuatu kecuali setelah benar-benar diteliti
2. Dipastikan bahwa yang ada di tulis adalah benar-benar ayat AlQuran
3. Ayat yang akan ditulis dipastikan bukan ayat yang dihapus atau mansukh
4. tidak menulis sesuatu kecuali jika para sahabat mengakui kebenaran ayat Alquran yang hendak ditulis
5. Jika ada perbedaan pendapat maka hendaknya ditulis dengan dialek orang Quraisy
6. Ayat yang akan ditulis benar-benar dihafal para sahabat secara mutawatir
7. Ayat Alquran yang hanya dibaca dengan 1 macam qiraat atau bacaan harus ditulis dengan rasm yang hanya menunjuk pada satu macam bacaan
8. Ayat Alquran yang boleh dibaca dengan beberapa bacaan maka rasm yang dipakai adalah yang cepat mewakili semua bacaan qiraat
9. dan jika ada ayat yang boleh dibaca beberapa macam bacaan namun tidak ada ras yang dapat mewakili semua maka ditulis sesuai dengan tangan bacaan.
> Usaha lanjutan penyempurnaan mushaf Utsmani
1. Pemberian titik diatas sebagai tanda baca fathah dan titik di bawah sebagai tanda baca kasrah oleh abu Aswad Ad duali
2. penyempurnaan usaha sebelumnya dengan memberi titik pada semua huruf Alquran yang dianggap penting untuk diberi harokat oleh nashir bin ashim
3. Khalil bin Ahmad mengganti tanda baca fathah dengan Alif kecil kasrah dengan ya kecil dan dhommah dengan kecil dan yang lainnya
4. pemberian nomor ayat tanda waqaf batas pangkal surat dan akhir surat jenis surat makkiyah atau madaniyah dan lain-lain sehingga jadilah mushaf seperti yang ada pada sekarang ini
> Terpeliharanya orisinalitas Alquran
1. Setiap ayah turun selalu ditulis oleh kuttab Al wahyi
2. Kegiatan tulis-menulis telah ada di kalangan bangsa Arab
3. Dihafalkan oleh Rasulullah dan para sahabat
4. Bacaan rutin umat Islam
> Faedah dan tujuan pembukuan Alquran
1. Menyatukan dan menyeragamkan tulisan dan ejaan serta bacaan Alquran bagi seluruh umat Islam
2. Agar umat Islam berpegang pada mushaf yang disusun secara sempurna
3. Mempersatukan urutan susunan surat-surat dalam Alquran sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW
Komentar
Posting Komentar