MATERI PERTEMUAN KE 4

A. PENGERTIAN AYAT DAN SURAT BESERTA JUMLAHNYA

       Ayat menurut bahasa adalah tanda, alamat, bukti/dalil, dan mukjizat. Sedangkan menurut istilah ayat mempunyai beberapa pendapat, yaitu:
1. Ayat adalah sejumlah kalam Allah yang masuk kedalam surah al-quran.
2. Ayat adalah bacaan  yang tersusun dari beberapa kalimat sekalipun secara taqdiri (perkiraan) yang memiliki permulaan atau bagian yang masuk dalam surah.
         Dari dua definisi di atas dapat dikompromikan bahwa ayat adalah kalam Allah yang berupa bacaan, terdiri dari kalimat atau beberapa kalimat sempurna, mempunyai permulaan dan akhiran, dan ayat merupakan merupakan bagian dari surah.
         Surat artinya dari segi bahasa kata surah jamaknya suwar yang berarti kedukan atau juga disebut tempat yang tinggi. Sesuai dengan kedudukan  Al-qur’an karena dia diturunkan dari tempat yang tinggi yaitu Lauh Al-MahfudzAl-Mahfudz kemudian Ke Baitz al Izza lalu turun secara periodik kepada Rasulullah SAW .Sedangkan menurut istilah surat adalah jumlah dari beberapa ayat Al-quran yang mempunyai permulaan dan akhiran.
        Dari definisi ini dapat dipahami bahwa surah adalah kumpulan dari beberapa ayat, maka tidak ada satu surah yang terdiri hanya satu ayat, dia harus memiliki sejumlah ayat minimal 3 ayat seperti dalam surat al-katsar. Kumpulan beberapa ayat ini syaratnya mempunyai permulaan dan akhiran. Jika terkumpul sejumlah ayat meskipun banyak akan tetepi tidak mempunyai parmulaan dan akhiran maka belum dinamai surat. 

B. JUMLAH AYAT DAN SURAH AL QUR'AN
        Tentang jumlah ayat para ulama berbeda pendapat tentang jumlah ayat dalam al-qur’an. Menurut ibnu abbas  berjumlah sebanyak 6.616 ayat. Adapun menurut keterangan yang masyhur berjumlah 6.666 ayat, jumlah ini pada umumnya yang paling mudah diingat oleh orang islam. Para ulama’ sepakat angka depan dari jumlah ayat yaitu 6000, tetapi angka berikutnya diperselisihhkan. Diantara mereka ada yang menghitung  6.213 ayat yaitu hitungan menurut  penduduk mekah, ada juga 6.214 ayat menurut penduduk madinah, ada juga yang menghitung 6.216 menurut penduduk basrah, dan ada juga 6.236 menurut penduduk kufah.
         Jumlah surat dalam Al-Quran terdiri dari 114 surat,dan jumlah huruf nya 1.027.000 huruf yang seimbang jumlah kata-katanya, baik antara kata dengan padanannya, maupun kata dengan lawan kata dan dampaknya.

C. AYAT YANG PERTAMA TURUN DAN TERAKHIR TURUN
          Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama yaitu surah Al Alaq : 1 - 5 sebelum menjadi rasul, beliau hanya berperan sebagai nabi yang tidak ditugaskan untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya. Hingga turun wahyu kedua, barulah nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk menyampaikan wahyunya. Sedangkan ayat yang terakhir turun secara mutlak adalah surah Al Baqarah : 281, sehingga dari ayat pertama kali memakan waktu sekitar 23 tahun. 

D. AYAT MUHKAMAT DAN MUTASYABIHAT
          Kata muhkam berasal dari kata ihkam bermakna kesempurnaan, keseksamaan dan pencegahan. Namun semua pengertian ini pada dasarnya kembali pada makna pencegahan. Kata mutasyabih berasal dari kata tasyabuh berarti keserupaan dan kesamaan terhadap 2 hal. 
Al Zarqani mengemukakan dengan beberapa definisi diantaranya :
1)      Muhkamat ialah ayat-ayat yang jelas maksudnya lagi nyata yang tidak mengandung kemungkinan nasakh. Mutasyabihat ialah ayat yang tersembunyi (maknanya), tidak diketahui maknanya baik secara aqli maupun naqli, dan inilah ayat-ayat yang hanya Allah mengetahuinya, seperti datangnya hari kiamat, huruf-huruf yang terputus-putus di awal surat (fawatih al-suwar). Pendapat ini dibangsakan al-Lusi kepada pemimpin-pemimpin mazhab Hanafi.
2)      Muhkamat ialah ayat-ayat yang diketahui maksudnya, baik secara nyata maupun melalui takwil. Mutasyabihat ialah ayat-ayat yang hanya Allah yang mengetahui maksudnya, seperti datangnya hari kiamat, keluarnya dajjal, huruf-huruf yang terputus-putus di awal-awal surat (fawatih al-suwar) pendapat ini dibangsakan kepada ahli sunah sebagai pendapat yang terpilih di kalangan mereka.
3)      Muhkamat ialah ayat-ayat yang tidak mengandung kecuali satu kemungkinan makna takwil. Mutasyabihat ialah ayat-ayat yang mengandung banyak kemungkinan makna takwil. Pendapat ini dibangsakan kepada Ibnu Abbas dan kebanyakan ahli ushul fikih mengikutinya.
4)      Muhkamat ialah ayat yang berdiri sendiri dan tidak memerlukan keterangan. Mutasyabihat ialah ayat yang tidak berdiri sendiri, tetapi memerlukan keterangan tertentu dan kali yang lain diterangkan dengan ayat atau keterangan yang lain pula karena terjadinya perbedaan dalam menakwilnya. Pendapat ini diceritakan dari Imam Ahmad r.a.
5)        Muhkamat adalah ayat yang jelas maknanya dan tidak terdapat unsur isykal (kepelikan atau kerumitan) . Mutasyabih adalah lawannya yaitu mengandung unsur yang pelik dan rumit. Ini adalah pendapat Al thibi. 

E. KARAKTERISTIK AYAT MAKKIYAH DAN MADANIYAH
         1. Ciri Ciri Ayat Makkiyah
• surah yang didalamnya terdapat sajdah. 
• diturunkan sebelum hijrah meskipun bukan di Makkah. 
• seruannya ditunjukan kepada penduduk Makkah. 
• ayat maupun surahnya umumnya pendek dan ringkas, uraiannya sedikit keras dan hanggat, dan nada suaranya tegas. 
• surah yang didalamnya terdapat kisah nabi adam dan iblis kecuali surah Al-Baqarah. 
• terdapat pernyataan sumpah yang lazim dinyatakan oleh orang-orang Arab. 
• dakwah mengenai pokok pokok keimanan, hari akhirat, gambaran surga dan neraka. 
• surah yang pada umumnya terdapat seruan  ياايهاالناس  dan tidak terdapat seruan ياايهاالذين امنوا

            2.Ciri Ciri Ayat Madaniyah
• surah yang turun setelah nabi hijrah
• umumnya memiliki surah yang panjang, susunan kalimatnya bernada tenang dan lembut
• surah yang menerangkan mengenai peperangan dan menjelaskan hukum hukumnya. 
• surah yang menerangkan pembagian hukum harta pusaka, harta hadd,faraidh, hukum sipil, hukum sosial, dan hukum antarnegara. 
• bantahan terhadap ahl kitabagar mereka mau meninggalkan sikap berlebihan dalam meninggalkan agamanya. 
• berisi penjelasan tentnag bukti - buktidan dalil - dalil kebenaran agama islam secara terperinci.

Komentar