MATERI PERTEMUAN KE 3
KEHIDUPAN PRAKTIK AKHLAK DAN TASAWUF DARI MASA KE MASA
1. Kehidupan Praktik ( Akhlak) dan Tasawuf Pada Masa Nabi
Tasawuf sebagai gerakan kerohanian yang mana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Pada perkembangan awal didorong oleh Al-Qur'an dan juga contoh kehidupan Nabi Muhammad. Pada masa Nabi Saw belum lah mengenal aliran tasawuf dan muncul pada masa setelah tabi'in.
Kehidupan Praktik tasawuf juga terjadi pada masa nabi yang lain :
a. Kehidupan Tasawuf pada masa Nabi Adam As.
- adanya sikap tawadhu', amanah dan adil.
b. Kehidupan Tasawuf pada masa Nabi Nuh As.
- Adanya hikmah yaitu seburuk -buruk nya ciptaan Allah sesungguhnya Allah tidak suka menurunkan azab kepada hamba Nya
c. Kehidupan Tasawuf pada masa Nabi Ibrahim As.
- adanya sikap tawakal yang amat tinggi.
d. Kehidupan Tasawuf pada masa Nabi Isa As.
- ada nya sikap yang Zuhud dan tauhid yang tinggi.
e. Kehidupan Tasawuf pada masa Nabi Muhammad Saw.
- ada nya pokok-pokok kerohanian yaitu Zuhud, halwat dan uzlah, taubat dan ibadah dan yang lainnya.
2. Kehidupan Praktik ( Akhlak) dan Tasawuf Pada Masa Sahabat.
a. Abu Bakar Ash-Shiddiq
- adanya sikap rendah hati, sederhana, santun, sabar dan selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah dan dzikir.
b. Umar Bin Khattab
- adanya sikap sabar, ridlo. Dan memiliki kasih sayang yang tinggi kepada sesama manusia dan menghabiskan malam untuk beribadah kepada Allah.
c. Usman Bin Affan
- adanya sikap yang Zuhud, tawaduk dan banyak mengingat Allah Swt., Banyak membaca Alquran dan akhlak yang terpuji.
d. Ali Bin Abu Tholib
- adanya sikap Zuhud dan kerendahan hati pada kehidupan nya yang sederhana.
3. Akhlak dan Tasawuf Pada Masa Keemasan Islam
- Islam pada masa periode klasik telah mampu memberikan motivasi terwujudnya masa keemasan Islam. Hal ini dapat dijadikan motivasi sebagai agan pengambilan konsep-konsep pendidikan akhlak dari masa kini dan yang akan datang. Dan tasawuf yang berkembang saat itu di bagi menjadi 3 :
a. Tasawuf yang berintikan ilmu jiwa
b. Tasawuf yang berintikan ilmu akhlak
c. Tasawuf yang berintikan metafisika
Komentar
Posting Komentar